Sabtu, 15 Mei 2010

21 tips sukses bermain ping pong


(oleh Sean O’neill, 5 kali Juara Amerika dan 2 kali tim olimpiade)

1.             Tentukan Target. Target diperlukan untuk peningkatan pada setiap level. Tentukan target jangka pendek dan jangka panjang. Contoh: Aku akan memenangkan divisi IV pada turnamen lokal yang akan datang. Atau saya akan memenangkan turnamen se-Indonesia. Pada lembar terpisah, tulis setiap pernyataan target dilengkapi dengan 5 langkah strategi untuk mencapai target tersebut. Taruh salinan dari target ini di tas tempat bet dan dibaca sebelum kita berlatih.

2.              Gunakan peralatan berkwalitas. Jika kita ingin bermain seperti pemain profesional, kita perlu menggunakan kwalitas peralatan yang sama dengan mereka. Pilih pemain yang style akan ditiru dan tanya ke yang berkompeten mereka menggunakan merk apa. Kita pasti terkejut setelah tahu bahwa yang terbaik tidak selalu memakai yang termahal yang ada di pasaran. Saya sendiri menggunakan Stiga Clipper CR dengan Stiga Mendo MP tebal 2.0 mm di dua sisi bet.

3.             Peregangan. Mungkin yang bagian terpenting dan terlewat dari latihan dalam tenis meja adalah peregangan. Lakukan sedikitnya 10 menit sebelum dan sesudah latihan. Panaskan badan dengan jogging 5-6 menit, kemudian regangkan semua otot mulai dari kepala ke bawah sampai dengan jari kaki. Peregangan akan meningkatkan kelenturan, megurangi resiko cedera dan membuat tubuh siap untuk bergerak cepat ketika bertanding.

4.             Latihan tanpa meja. Berjalan, berlari, berenang, bersepeda atau aktivitas aerobic lainnya adalah cara yang baik untuk meningkatkan permainan tenis meja dan kesehatan pada umumnya. Lakukan 2 hingga 3 kali selama 15-20 menit per kegiatan, akan membentuk kondisi bagus dan akan membuat perbedaan pada setiap akhir turnamen. Jika terasa ada gangguan, hentikan dan konsultasi dengan dokter.

5.             Temukan teman tim. Teman tim adalah orang yang kita dapat berlatih secara regular. Semakin dekat level permainnya dan komitmen untuk berkembang, semakin baik hasil yang dicapai. Rencanakan sebanyak mungkin latihan dalam seminggu dan jadwalkan untuk mengikuti turnamen bersama-sama jika memungkinkan. Teamwork yang terbina dengan kerjasama kompetitif akan mendekatkah ke sukses.

6.             Gerakkan kakimu. Latihan footwork sesering mungkin, semakin cepat footwork akan memudahkan pukulan terbaik selama pertandingan. Penempatan footwork secara acak lebih baik dibanding penempatan kaki yang sudah ditentukan. Mintalah teman berlatih/pelatih agar menempatkan bola di sekeliling meja dan kita bergerak – memukul bola dengan pukulan yang kita rencanakan. Konsistensilah dan hitunglah jumlah pukulan sebelum lupa. Jika sudah konsisten, tingkatkan area yang bisa dijangkau. Latihan footwork akan membantu mencapai target yang kita canangkan.

7.             Latihan service. Service adalah salah satu keahlian yang bisa dilakukan tanpa partner. Siapkan saja bola dengan jumlah banyak dan meja kosong. Gunakan sebanyak mungkin pergelangan tangan dan cobalah untuk bermacam-macam spin (chop, topspin dan no-spin) dari gerakan yang sama. Servis pendek sulit untuk diserang, sedangkan servis panjang digunakan untuk mengejutkan dan membingungkan lawan. Jangan lupa untuk servis tanpa spin dalam pertandingan. Semakin servis kita asli dan menipu, semakin mudah bagi kita untuk menyerang bola ketiga.

8.             Latihan Pengembalian Service. Ajaklah teman untuk memberikan servis ke semua tempat di meja dengan jenis spin berbeda sebanyak mungkin. Menghadapi servis panjang (hanya satu kali memantul di meja), serang dengan pukulan loop. Servis pendek dapat dikembalikan dengan pukulan push atau flip dengan penempatan yang bagus. Pukulan flip dihasilkan dengan pergerakan tangan cepat dan sedikit gerakan tangan ke depan. Jangan lupa untuk dekatkan ke bola pada flip backhand dan ke samping bola jika menggunakan forehand.

9.             Loop. Pukulan yang banyak digunakan pada permainan modern adalah loop. 3 langkah untuk menghasilkan loop: awalan, perkenaan dan gerakan lanjutan. Selama awalan, letakkan kaki pada posisi yang benar dan lemaskan lengan. Jika bola chop/backspin, gerakan awalan di bawah posisi bola, jika topspin – awalan lebih dekat dengan ketinggian bola. Tanpa memperlambat pukulan, ayunkan ke depan dan kena-kan bola bersamaan dengan memindahkan berat badan (dari punggung kaki ke depan) dan putar pinggang dan bahu bersama-sama. Pergerakan pergelangan tangan diperhatikan agar perkenaan bet dengan bola menghasilkan spin yang maksimal. Gerakan lanjutan ditujukan untuk menentukan ke arah mana bola akan ditempatkan dan setelah segera kembali dalam posisi siap untuk menerima pengembalian bola dari lawan.

10.          Bermain cerdik. Sebelum servis, berpikirlah bagaimana kita akan mengambil poin. Jangan servis sebelum kita pasti dengan pengembalian bola lawan. Ketika mengembalikan service, bayangkan pukulan selanjutnya di fikiran ketika melihat sudut kontak raket dengan bola oleh lawan. Buatlah lawan mengikuti permainan kita, jangan sebaliknya. Ragu-ragu adalah lebih buruk dari keputusan yang jelek.

11.          Rencana Darurat. Jika karet atau kayu rusak dalam kejuaraan? Apakah ada cadangan di tas bet? Sebagai pemain, saya selalu mempunyai bet yang yang identik dan siap digunakan. Jika kita bersiap untuk maju dan menang, kenapa kita tidak mempersiapkan diri untuk keadaan sebaliknya?

12.          Berpikir Positif. Be Positive. Mengeluh atau menggerutu setelah point berlalu tidak akan membuat point berikutnya jadi lebih mudah. Malah itu akan semakin menyulitkan sebagai kita akan semakin tegang dan tertekan. Waktu antar point sangat cepat and terlalu berharga untuk disia-siakan. Pikirkan tentang service atau pengembalian service berikutnya. Membuat catatan mental dari kecenderungan permainan selama point akan berakhir. Jika lawan membuat pukulan yang bagus, jangan takut untuk memujinya. Mereka mungkin akan mencoba lebih sering suatu waktu nanti.

13.          Memantau Lawan. Pada turnamen besar, banyak sekali pemain baru yang mungkin belum pernah kita lihat. Jika kita akan melawan salah satu dari mereka, luangkan waktu untuk menonton mereka sebelum berhadapan. Lihat kekuatan dan kelemahannya, ini akan menjadi dasar untuk menentukan rencana bentuk permainan. Jangan melihat mereka saat kita bermain, biarkan teman tim kita untuk memantaunya. Jika peralatan video tersedia, filmkan pertandingan kita dan analisa pertandingan setelah turnamen untuk melihat kemungkinan tip dan taktik untuk pertandingan selanjutnya.

14.           Dapatkan nasihat pelatih selama break. Sulit sekali mengingat taktik dan strategi yang cocok  selama pertandingan. Seorang pelatih adalah kesempatan terbaik untuk membantu mengarahkan rencana permainan dan memberi saran untuk perubahan taktik. Pelatih juga harus mengenal pendekatan mental dan kapasitas kita. Fokuskan pada satu atau dua taktik, mendengarkan selama 2 menit hanya akan membingungkan kita. Keep it simple, buat mudah sajalah.

15.          Buat catatan lawan kita. Setiap selesai satu pertandingan, sangat cerdik jika kita duduk sebentar dan membuat catatan taktik apa yang berhasil dan apa yang tidak. Daftar tipe servis yang sering digunakan lawan dan bagaimana cara mereka mengembalikan servis kita. Ini adalah waktu terbaik untuk memformulasikan permainan yang lebih baik untuk pertandingan selanjutnya. Mungkin berguna juga jika kita mencatat tipe karet mereka, sehingga kita tahu karakteristiknya.

16.         Tantang dirimu. Jangan pernah memandang rendah diri sendiri. Sejalan dengan pikiran positif, ekspresikan ketika kita bermain bagus. Gunakan kalimat, “aku bisa”, “Inilah aku” atau “Ayo!” setelah point untuk menjaga semangat kita agar tetap tinggi. Tidak ada yang salah dengan berjingkrak, hanya jangan keterlaluan sehingga lupa tujuan sebenarnya.

17.          Bermain net dan ujung. Setiap permainan biasanya dibumbui sedikitnya 3 atau 4 bola yang mengenai net atau ujung meja. Karena banyak game ditentukan dengan perbedaan 5 point, kita tidak bisa membiarkan point ini berlalu dengan mudah. Cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan untuk mengembalikan bola ini adalah mencobanya dalam latihan. Kemudian kita akan dapatkan feeling untuk mengembalikannya secara otomatis. Percaya atau tidak, bola net lebih mudah dikembalikan daripada bola biasa jika kita siap untuk itu

18.          Agresiflah. Tenis meja merupakam salah satu olahraga tercepat yang dimainkan saat ini dan pemain bertipe penyerang lebih mendominasi. Pemain pertama yang berani menyerang mempunyai keuntungan yang bagus. Selalu coba untuk menyerang setelah service kita dan campur dengan pengembalian. Menjelang akhir pertandingan, jangan menjadi pasif dan berharap lawan melakukan kesalahan, ini adalah waktu untuk mengambil inisiatif dan dapatkanlah!

19.          Gigihlah. Jika kita dipaksa pontang-panting, jangan biarkan bola mengenai tanah tanpa ada ayunan bet kita. Cobalah untuk setiap bola yang bagaimanapun, sebab setiap point berharga. Chop or Lob bukan pilihan yang salah jika hanya itu pilihannya. Teruslah berusaha untuk mengembalikan bola di luar jangkauan kita yang akan membantu kita membuat langkah yang cepat atau refleks yang bagus. Lawan kita akan jerih/takut/berkecil hati jika pukulan terbaik mereka bisa dikembalikan dan mereka akan yakin bahwa tidak ada point yang gratis.

20.           Deuce. Pada score 10-10 (baru, 20-20 lama) rilek/santai saja; coba untuk bermain dengan disiplin yang seperti poin yang lainnya. Buang pikiran “Menang atau Kalah”, sebab hanya menyebabkan ketegangan saja. Keluarkan saja kekuatan/kelebihan kita dan tekan ke area kelemahan lawan. Penempatan yang bagus sama pentingnya dengan smash yang mematikan jika dilakukan pada saat yang tepat.

21.           Kunjungi situs tenis meja (di sini disebut  http://tabletennis.about.com, tapi saya sudah memasukkan banyak di valuable link) untuk tambahan tip pelatihan dan berita tenis meja. Jika kita punya pertanyaan, ajukan saja pertanyaan tersebut ke forum atau milis. Dan kita akan mendapatkan jawabannya di forum tersebut. Kita bisa juga berlangganan newletter, atau dengan chatting dll.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut